Kesehatanmu | Tanpa Kesehatan Hidup Tak Akan Ada Artinya

Mengenal Lebih Dalam Batuk Berdarah

Apa yang dimaksud dengan batuk berdarah?

Batuk berdarah atau hemptysis adalah gejala dari beberapa penyakit medis lain, contohnya radang tenggorokan dan gangguan pencernaan, termasuk penyakit serius, seperti kanker, infeksi, masalah pada pembuluh darah, dan bisa juga gangguan pada paru - paru. Darah yang keluar ketika batuk bisa berasal dari perut, tenggorokan, dan paru - paru.



Batuk berdarah cukup umum terjadi, biasanya wanita lebih sering terjangkit batuk berdarah dibandingkan pria. Gejala ini dapat terjadi oleh siapa pun dan dalam rentang usia berapa pun. Bila Anda mengalaminya, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter.

Tanda - tanda dan Gejala Batuk Berdarah

Sebenarnya batuk berdarah lebih tepat disebut sebagai sebuah gejala dibandingkan dengan penyakit. Ada gejala - gejala lain yang menyertai batuk berdarah, diantaranya:


  • Nyeri dada
  • Pusing
  • Sesak nafas
  • Demam


Untuk mengetahui dari mana darah tersebut berasal, Anda dapat memperhatikan bentuk dan warna darah tersebut. Sebagai contoh, darah yang berasal dari paru - paru akan nampak gelembung - gelembung kecil dan terdapat lendir dari paru - paru.

Segera periksakan ke dokter

Bila batuk tersebut mengandung darah yang banyak, lebih dari satu sendok teh, segera periksakan ke dokter. Bila Anda batuk berdarah setelah mengalami suatu cedera, sebaiknya segera hubungi dokter. Selain keluar melalui batuk, darah tersebur bisa juga keluar berbarengan dengan urin atau pun kotoran, bila ini sudah terjadi, jangan tunggu waktu lama, segera periksakan ke dokter sebelum hal - hal buruk yang tidak diinginkan terjadi. Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda - beda. Jadi, bila terjadi hal - hal yang tidak diinginkan pada tubuh Anda, jangan tunda untuk menghubungi dokter, sebelum hal yang lebih buruk lagi terjadi.

Penyebab batuk berdarah

Banyak sekali penyakit yang dapat menyebabkan batuk berdarah. Beberapa di antaranya dapat disembuhkan dan sangat umum terjadi, seperti:

  • Iritasi tenggorokan 
  • Bronkhitis
  • Chronic obstructive pulmonary disease (COPD), yang dapat meliputi bronkitis kronis atau emfisema
  • Pneumonia


Penyebab batuk berdarah lainnya yaitu sebagai berikut:


  • Bronkiektasis
  • Kanker paru-paru
  • Penggunaan antikoagulan yang berlebih
  • Embolisme paru - paru
  • Gagal jantung kongestif
  • Tuberkulosis
  • Peradangan atau kondisi autoimun
  • Pulmonary arteriovenous malformations (AVMs)
  • Penggunaan kokain
  • Luka akibat kecelakaan bermotor
  • Dieulafoy’s disease
  • Mimisan


Faktor - faktor yang meningkatkan risiko batuk berdarah

Batuk berdarah bisa terjadi karena beberapa penyakit seperti yang sudah dijelaskan di atas. Anda akan memiliki risiko batuk berdarah yang lebih tinggi apabila Anda memiliki kondisi seperti:

  • Infeksi HIV (untuk Kaposi sarcoma, tuberkulosis, dan infeksi jamur)
  • Penggunaan obat yang menekan sistem imun atau disebut imunosupresan (untuk tuberkulosis dan infeksi jamur)
  • Terekspos dengan tuberkulosis
  • Sejarah merokok yang panjang (untuk kanker)
  • Bed rest atau operasi yang baru dilaksanakan
  • Kanker
  • Riwayat keluarga terntang pembekuan darah
  • Penggunaan obat yang mengandung estrogen
  • Perjalanan jauh 


Obat dan pengobatan batuk berdarah

Ketika Anda mengonsultasikan batuk berdarah yang Anda derita ke dokter, Anda akan ditanya mengenai pendarahan yang terjadi. Seperti dari mana darah berasal dan jumlah darah yang keluar. Selanjutnya, dapat dilakukan tes laboratorium seperti:

  • ray dada
  • CT scan
  • Bronskoskopi
  • Tes darah: seperti perhitungan darah komplit untuk menentukan jumlah sel darah putih dan merah.

Tujuan dari tes tersebut adalah mengetahui penyebab batuk berdarah. Setelah diketahui penyebabnya, baru akan diobati penyebab batuk berdarah tersebut. Selain berobat ke dokter, Anda dapat menyembuhkannya sendiri dengan merubah gaya hidup seperti:


  • Berhenti merokok
  • Menjauhi iritan dan alergen  yang dapat memicu batuk
  • Memiliki pola makan yang sehat
  • Melakukan perawatan dan pengecekan kesehatan agar terhindar dari gejala - gejala batuk berdarah


Bila terdapat kondisi - kondisi yang lebih parah dari biasanya setelah Anda mengalami batuk berdarah, sebaiknya Anda konsultasikan kondisi tersebut ke dokter, karena bagaimana pun kesehatan Anda tidak boleh dianggap remeh. Jangan sampai hal - hal yang lebih buruk terjadi ketika Anda belum mengonsultasikannya ke dokter. Selalu bergaya hidup sehat dan makan makanan bergizi yang baik untuk tubuh agar diri kita tidak mudah terkena penyakit

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Mengenal Lebih Dalam Batuk Berdarah

0 komentar:

Posting Komentar