Kesehatanmu | Tanpa Kesehatan Hidup Tak Akan Ada Artinya

Berikut ini Fakta - Fakta Mengenai Rokok Elektrik

Di era modern sekarang ini ternyata relati bayak juga orang yang menderita chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Dengan adanya fakta tersebut muncul sebuah pertanyaan apakah rokok elektrik dapat menjadi solusi rokok konvensional agar yang menderita COPD akan berkurang?



Cukup banyak orang meyakini bahwa rokok elektrik akan membantu mereka berhenti merokok. Beberapa lainnya lebih skeptis. Sejauh ini masih belum mampu dipastikan secara medis bahwa rokok elektrik akan membantu seseorang berhenti merokok. Terbukti, di Amerika Serikat, Asosiasi Paru - Paru di sana tak mendukung pemikiran tadi, mengenai bagaimana rokok elektrik membantu seseorang buat berhenti merokok.

Nah, sebelum Anda membahas masalah tentang rokok elektrik ini, atau memikirkan untuk menggunakannya, lebih baik Anda mempelajari terlebih dahulu tentang opini - opini tentang rokok elektrik.

Apa Itu Rokok Elektrik

Rokok elektrik merupakan alat yang memakai baterai dengan nikotin cair (bahan kimia adiktif) berbentuk cairan & propylene glycol. Banyak rokok elektrik terlihat misalnya rokok sungguhan.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Saat Anda menghisap rokok elektrik, baterai akan memanaskan nikotin. Aktivitas ini membentuk asap yang dihirup ke paru-paru. Hasil akhirnya adalah sensasi asap di pada ekspresi dan paru-paru tanpa merokok.

Pendapat Pendukung Rokok Elektrik

Tidak sama dengan produk tembakau, tidak ada undang - undang spesifik yang melarang penggunaan rokok elektrik di tempat umum.

Beberapa studi terbaru menyatakan aspek positif rokok elektrik misalnya:

Dalam studi 40 perokok tembakau, peneliti menyimpulkan bahwa pengguna rokok elektrik mengurangi hasrat merokok. Dan pula, rokok elektrik pada dalam dunia medis lebih direkomendasikan berdasarkan pada rokok yang berbahan dasar dari tembakau.

Studi lainnya pada 50 perokok tembakau yang ingin mengurangi resiko kesehatan terkait merokok tanpa berhenti total menyimpulkan bahwa rokok elektrik merek Eclipse secara dramatis mengurangi konsumsi rokok tanpa menimbulkan dampak samping berhenti merokok. Ternyata, kosentrasi nikotin di dalam darah mereka permanen misalnya biasa dan keinginan buat berhenti merokok permanen ada ketika pengguna Eclipse menghirup nikotin. Tetapi studi itu juga mengungkap bahwa Eclipse menaikkan karbon monoksida dalam darah sebagai akibatnya itu mungkin nir sepenuhnya aman.

Dalam rangkaian studi lainnya, rokok elektrik diyakini membantu proses berhenti merokok memakai metode berhenti merokok yg diterapkan terapis professional

Melalui kuesioner online pada 3587 orang dalam lembaga khusus rokok elektrik, rata-rata memakai rokok elektrik selama tiga bulan, menghisap 120 kali per hari dan lima isi nikotin (cartridge) per hari. Semuanya menggunakan cartridge mengandung nikotin. 96% mengungkapkan bahwa rokok elektrik membantu mereka berhenti merokok. Mayoritas sepakat apabila rokok elektrik membantu mengatasi efek samping berdasarkan berhenti merokok.

Pendapat Penentang Rokok Elektrik

Seorang konsumen cerdas tentu memantau semua opini baik positif dan negative, sebelum akhirnya membeli. Beberapa opini menentang rokok elektrik diantaranya:

Sebuah riset mengambarkan rokok elektik tak mempunyai penerangan lebih jelasnya mengenai beberapa hal penting, seperti cara penggunaan, batas penggunaan, bahan dasar, dan cara menghancurkannya. Pelaku riset juga menemukan kebocoran cartridge nikotin yang bisa menyebabkan keluarnya racun nikotin.

Sebuah studi lain mengungkapkan apabila Anda mengonsumsi rokok elektrik selama lima mnt ternyata bisa menyebabkan tanda-tanda akut dalam paru - paru walau pun pada studi yg sama nir menerangkan kalau tanda-tanda tersebut berbahaya secara medis. Selama studi, 40 orang non perokok yg sehat diminta memakai rokok elektrik selama lima mnt. Setelah lima mnt, fungsi paru-paru dinilai. Hasilnya memperlihatkan bahwa rokok elektrik mengakibatkan peningkatan kendala jalur pernafasan & stres oxidative paru-paru orang sehat tadi. Pelaku studi mengungkap bahwa riset hanya dilakukan selama 5 mnt memakai rokok elektrik.

Walau pun berita - berita pertanda kalau rokok elektrik lebih bai daripada rokok yg berbahan dasar tembakau, nampaknya permanen saja rokok elektrik buruk buat kesehatan, bagi Anda yang memang bukan adalah seseorang perokok, ada baiknya Anda tetap menghindari rokok elektrik. Jangan lah menjadikan rokok elektrik sebagai pelampiasan Anda buat mencoba merokok. Ingatlah jikalau itu permanen saja buruk buat kesehatan Anda.

Demikian informasi tentang bagaimana rokok elektrik dijadikan pengganti rokok tembagau serta pro & kontranya, semoga informasi ini bermanfaat buat Anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Berikut ini Fakta - Fakta Mengenai Rokok Elektrik

0 komentar:

Posting Komentar