Kesehatanmu | Tanpa Kesehatan Hidup Tak Akan Ada Artinya

Demam Naik Turun? Mungkin Tanda Penyakit Ini

Anda tidak boleh meremehkan demam, sebab bisa saja demam itu dikarenakan penyakit - penyakit berbahaya. Umumny demam menjadi tanda bahwa kita terkena infeksi atau penyakit. Dan apabila demam yang Anda derita naik turun, bisa juga itu karena terkena penyakit malaria, demam berdarah atau pun tifus.

Virus atau bakteri penyebab inveksi kebanyakan berkembang di dalam tubuh manusia yang bersuhu 27,1 derahat celcius. Apabila suhu tubuh kita meningkat karena demam, artinya tubuh kita sedang melawan virus dan bakteri yang menyerang tubuh kita sebagai penyebab dari infeksi. Orang dewasa dikatakan demam apabila suhunya antara 37,2 - 37,5 derajat celcius. Sedangkan anak kecil yang terkena demam suhu tubuhnya 37,2 derajat celcius.



Biasanya demam akan mereda dan sembuh dalam beberapa hari. Itu berlaku bila dibantu dengan obat penurun panas atau pun bila Anda tidak meminum obat sama sekali. Namun, apabila demam yang Anda derita itu fluktuatif atau kadang naik kadang turun, bisa jadi itu pertanda dari 3 penyakit berbahaya, yaitu malari, demam berdarah, atau pun tifus.

1. Tifus
Tifus adalah sebuah penyakit demam parah yang sering tidak diketahui apa penyebabnya dan datang secara mendadak. Penyakit ini disebabkan oleh sebuah bakteri yang bernama Salmonella karena tertelan oleh penderitanya. Penyakit ini mudah sekali menyebar dan menular dan biasanya terjadi di daerah dengan pasokan air bersih terbatas dan sanitasi yang buruk.

Biasanya, kita mulai merasa tidak enak badan 7-14 hari setelah terinfeksi bakteri, disertai dengan nyeri perut, diare atau sulit buang air besar,dan demam tinggi hingga 39-40° Celcius. Pola demamnya pun naik turun, di pagi hari suhu tubuh kita bisa turun, tapi setelah itu bisa kembali naik selama sepanjang hari.

Apabila penyakit ini tidak segera ditangani, gejalanya bisa semakin parah dalam beberapa minggu dan sangat berisiko dalam menyebabkan komplikasi.

2.Demam Berdarah
Penyakit yang satu ini bisa dibilang cukup mematikan, disebabkan oleh nyamuk bernama Aedes yang terinfeksi virus dengue. Demam berdarah biasanya menjalar pada musim hujan, biasanya memiliki gejala awal dengan tubuh yang menggigil, wajah memerah, dan muncul bintik - bintik merah di kulit yang biasanya berlangsung selama 3 hari. Gejala lain yang sering terjadi adalah munculnya demam yang naik turun dengan pola seperti pelana kuda. Puncak dari demam akibat demam berdarah ini bisa hingga diatas 40 derajat celcius.

Tanda - tanda lain apabila Anda terserah demam berdarah adalah nyeri oyot, kelelagan, muntah, mual, sakit kepala, kepala bagian belakang mata terasa sakit, nafsu makan hilang, dan pendarahan ringan. Gejala tersebut biasanya berlangsung sampai 10 hari dan muncul 4 sampai 6 hari setelah kita terinfeksi penyakit tersebut.

3. Malaria
Penyakit yang satu ini umumnya ada di negara - negara yang beriklim tropis dan subtropis seperti Indonesia. Penyebabnya karena gigitan nyamuk Anopheles yang sudah terinfeksi. Gejala penyakit ini umumnya butuh waktu 7 sampai 18 hari dari saat terinfeksi sampai munculnya gejala (masa inkubasi), namun ada juga kasus dimana gejalanya muncul setelah satu tahun terinfeksi.

Penyakit malaria gejalanya mirip dengan gejala flu, contohnya sakit kepala, demam dengan suhu yang sangat tinggi, panas dingin, muntah, mual, berkeringat, nyeri otot, diare, serta tubuh terasa tidak enak sekali. Gejala - gejala itu seringkali tidak terdeteksi sebagai malaria karena terlihat gejala yang ringan.

Sebagai tambahan, demam karena malaria terjadi selama satu hari sampai 3 hari tergantung dari jenis parasit yang menginfeksi tubuh. Selama siklus ini berlangsung, kita akan merasa menggigil dan kedinginan. Setelah itu, akan timbul demam dengan ciri - ciri merasa lelah dan banyak keringat yang keluar. Gejala ini umumnya berjalan selama 6 sampai 12 jam lalu demam akan turun kembali.

Apabila orang terdekat Anda seperti keluarga, teman, atau Anda sendiri mengalami demam yang naik turun, segera periksakan ke dokter atau bawa ke unit gawat darurat agar mendapatkan diagnosis dan mendapat perawatan yang tepat secepatnya. Demikian informasi mengenai demam yang naik turun ini, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Demam Naik Turun? Mungkin Tanda Penyakit Ini

0 komentar:

Posting Komentar