Penyakit Kanker Darah: Jenis, Pemicu, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Penyakit Kanker Darah: Jenis, Pemicu, Gejala, dan Cara Mencegahnya


Belakangan ini, banyak yang membicarakan mengenai penyakit kanker darah. Hal ini terkait dengan kematian Ibu Ani Yudhoyono yang terserang kanker darah. Penyakit yang satu ini memang dapat dikategorikan sebagai penyakit berbahaya sehingga penderita harus mendapatkan penanganan dan perawatan medis yang tepat. 

Penyakit Kanker Darah: Jenis, Pemicu, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Kembali ke topik utama, penyakit kanker darah, pada kesempatan kali ini Kesehatanmu akan mencoba mengulas secara mendalam mengenai apa itu penyakit kanker darah, jenis kanker darah, pemicu kanker darah, penyakit kanker darah stadium 1 hingga stadium akhir, gejala kanker darah, ciri ciri kanker darah, dan cara mencegah penyakit kanker darah. Untuk itu, sebaiknya Anda menyimak ulasan ini hingga akhir. Semoga bermanfaat. 

Penyakit Kanker Darah Adalah

Mengutip dari situs hellosehat.com[k1] , penyakit kanker darah atau yang dikenal dengan kanker hematologi merupakan jenis kanker yang mempengaruhi produksi serta fungsi sel darah. 

Penyakit ini mulai menyerang sumsum tulang sebagai tempat darah diproduksi. Sel-sel kanker yang telah berkembang tersebut akan mencegah sel darah tubuh untuk berfungsi secara normal. Hal inilah yang kemudian memberikan dampak pada kesehatan tubuh dimana sel darah normal akan kehilangan fungsinya karena sel darah abnormal. 

Jenis Kanker Darah

Umumnya, jenis kanker darah yang paling sering dikenal adalah leukemia. Namun dalam dunia medis, setidaknya terdapat 3 jenis kanker darah. Tiga jenis kanker darah tersebut menyerang bagian darah yang berbeda. Akibatnya, gejala yang ditimbulkan oleh kanker darah juga berbeda. 

Mengutip dari situs kompas.com[k2] , berikut adalah tiga jenis kanker darah:

1. Leukimia

Ini merupakan jenis kanker darah yang paling umum menyerang tubuh. leukemia adalah jenis penyakit kanker darah yang menyerang bagian sumsum tulang sehingga tubuh tak mampu mencukupi produksi leukosit (sel darah putih). Padahal sel darah putih berperan penting untuk membantu tubuh melawan infeksi. 

Parahnya, kanker darah leukemia juga menyerang bagian sel darah putih. Inilah yang membuat penderita kanker darah sangat rentan terhadap infeksi dan peradangan.

2. Myeloma

Jenis kanker darah yang selanjutnya adalah myeloma. Myeloma merupakan penyakit kanker darah yang awalnya terbentuk dan berasal dari sel plasma ganas. Pada kondisi normal, sel plasma mampu menghasilkan antibody untuk membunuh bakteri dan kuman dalam tubuh. Dengan kata lain, sel plasma memiliki peranan yang cukup penting sebagai imunitas. 

Ketika seseorang menderita kanker darah myeloma, maka fungsi-fungsi normal sel plasma tubuh akan berkurang. Dengan begitu, maka penderita penyakit kanker darah myeloma lebih mudah terserang infeksi. 

3. Limfoma

Jenis kanker darah yang terakhir adalah limfoma. Penyakit kanker darah ini secara spesifik menyerang bagian limfosit. Sekedar informasi, limfosit merupakan sel darah putih dalam sistem imun tubuh yang secara spesifik membantu mencegah infeksi. Ketika terserang kanker darah limfoma, maka kekebalan tubuh penderita akan terganggu. 

Itulah 3 jenis penyakit kanker darah yang menyerang tubuh manusia. Secara garis besar, 3 jenis kanker darah di atas memiliki efek yang sama pada tubuh, yakni mencegah tubuh dalam memproduksi sistem imun. Dampaknya, penderita kanker darah lebih rentan terserang infeksi, peradangan, dan penyakit lain akibat virus. 

Hal yang berbahaya dari kanker darah adalah karena kanker ini tumbuh di dalam tubuh sehingga lebih sulit untuk ditangani. Terlebih sangat jarang ada tanda atau gejala awal kanker darah. Jadi bukan hal yang aneh apabila kanker darah sering terdeteksi ketika sudah memasuki stadium akhir. 

Pemicu Kanker Darah

Setiap penyakit yang menyerang tubuh pasti memiliki pemicu, termasuk penyakit kanker darah. Lantas apa saja yang menjadi pemicu kanker darah? Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab kanker darah pada anak, orang dewasa, serta makanan yang berpotensi menyebabkan kanker darah. 

Penyebab Kanker Darah pada Anak

Penyakit kanker darah leukemia memang sangat rentan menyerang anak-anak. Hal ini dipengaruhi oleh sistem imunitas atau kekebalan tubuh anak yang memang belum sempurna. Jadi tak heran apabila anak lebih mudah terserang leukemia. Secara medis, memang belum ditemukan alasan pasti penyebab kanker darah pada anak. Meski demikian, terdapat beberapa potensi besar yang memungkinkan anak terserang kanker darah. 

Mengutip dari situs hellosehat.com[k3] , berikut adalah faktor yang dapat meningkatkan anak terserang kanker darah:
  1. Adanya penyakit keturunan. Misalnya Down Syndrome atau penyakit keturunan lain yang menyebabkan gangguan pada sistem imunitas tubuh anak.
  2. Memiliki saudara kandung atau kembaran yang juga menderita leukemia.
  3. Riwayat kemoterapi, paparan radiasi, serta benzene dengan takaran tinggi.
  4. Riwayat sistem imun seperti transplantasi organ.

Setidaknya itulah beberapa penyebab penyakit kanker darah pada anak. Dari penjabaran di atas, kanker darah yang diderita oleh anak memang lebih besar berasal dari faktor internal, baik itu dari tubuhnya sendiri ataupun faktor genetik. 

Penyebab Kanker Darah pada Orang Dewasa

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kanker darah merupakan jenis penyakit yang susah dideteksi. Pada orang dewasa, kanker darah juga dapat berasal dari faktor genetik ataupun faktor eksternal. 

Mengutip dari situs doktersehat.com[k4] , meskipun kanker darah sulit terdeteksi, namun ada faktor risiko yang mempengaruhinya.  Di antaranya adalah faktor genetic, paparan bahan kimia, paparan radiasi, virus, efek samping pengobatan kemoterapi, serta terdapat kelainan darah. Hingga saat ini, dunia medis baru dapat memastikan apakah seseorang terserang kanker darah atau tidak apabila telah dilakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up

Makanan Penyebab Leukimia

Kanker darah memang lebih sering disebabkan oleh faktor internal. Namun menurut penelitian, ternyata terdapat beberapa makanan penyebab leukemia. Meskipun bukan merupakan faktor utama penyebab kanker darah, namun beberapa makanan berikut memiliki potensi besar untuk memicu leukemia. 

Mengutip dari situs tribunnews.com, makanan yang berpotensi memicu kanker darah adalah daging olahan contohnya adalah sosis dan daging patty pada burger. Hal ini berasal dari penelitian yang dilakukan Angeles Health International, dimana anak yang secara regular mengomsumsi daging olahan rentan terserang kanker darah sebanyak 74% dibandingkan dengan anak yang mengonsumsi sayuran dan buah. 

Alasannya, daging olahan memiliki kandungan sodium nitrat dan sodium nitrit. Di tahun 2009, sebuah penelitian medis mengungkapkan bahwa 2 bahan tersebut berpotensi besar untuk memicu perkembangan sel kanker. Hal ini karena nitrit dan nitrat dapat mengonversi menjadi nitrosamine, yang merupakan bahan kimia pembentuk kanker atau karsinogenik. 

Meskipun pada beberapa sayuran seperti bayam dan seledri juga mengandung nitrit, namun sayuran tersebut juga memiliki vitamin, antioksidan, serta aneka mineral alami sehingga dapat menyeimbangkan zat berbahaya yang dikonsumsi tubuh. 

Penyakit Kanker Darah Stadium Awal - Akhir

Penyakit kanker darah, memiliki tingkat keseriusan yang berbeda, tergantung dari seberapa parah penyakit tersebut menyerang tubuh. Untuk penyakit kanker darah, dapat dibagi menurut tangkat keseriusannya, mulai dari kanker darah stadium 1 hingga stadium 4. 

Penyakit Kanker Stadium 1

Mengutip dari situs www.prokerala.com, untuk penyakit kanker darah leukemia stadium 1, gejala yang muncul diawali dengan benjolan cairan limfa. Cairan yang satu ini tidak menimbulkan rasa sakit. Hanya saja penderita lebih mudah mengalami muntah dan mual. 

Penyakit Kanker Darah Stadium 2

Pada penyakit kanker darah stadium 2, benjolan cairan limfa akan mulai membesar. Penderita tak hanya lagi mengalami mual dan muntah saja, namun juga akan diselingi dengan badan menggigil. Hal ini menjadi salah satu gejala dimana sel kanker darah dalam tubuh mulai menyerang sistem imun. Meskipun penderita penyakit kanker darah stadium 2 tidak akan sering mengalami gejala tersebut, namun sebaiknya segera memeriksakan kesehatan ke dokter demi mengurangi risiko yang lebih berbahaya. 

Penyakit Kanker Darah Stadium 3

Penyakit kanker darah stadium 3 memiliki tingkatan yang lebih serius. Gejala yang ditimbulkan pun mulai beragam. Penderita kanker darah stadium 3 akan mulai mengalami pembengkakan dan peradangan. Selain itu, penderita juga akan terserang anemia serta gangguan sistem imunitas tubuh yang membuat kekebalan tubuh menurun. 

Penyakit kanker darah stadium 3 juga akan menyebabkan beberapa masalah lain. Di antaranya adalah perubahan fungsi pada organ dalam tubuh seperti ginjal dan jantung. Hal tersebut karena baik jantung ataupun ginjal memiliki peranan erat dengan darah. 

Penyakit Kanker Darah Stadium 4

Ini adalah tingkat stadium kanker darah paling berbahaya. Penyakit kanker darah stadium 4 atau stadium akhir ditandai dengan penyebaran sel kanker secara cepat dan masif ke organ tubuh, seperti paru-paru. Selain itu, penderita kanker darah stadium akhir akan mengalami anemia akut serta penurunan trombosit dengan cepat. 

Gejala Kanker Darah

Seperti yang dijelaskan di atas, gejala kanker darah memang cukup beragam, tergantung jenis kanker darah yang menyerang. Untuk itu, berikut kami akan membedakan beberapa gejala kanker darah tergantung dari jenisnya. Mengutip dari situs doktersehat.com[k5] , berikut adalah gejala penyakit kanker darah:

Gejala Kanker Darah (Leukimia)

Untuk kanker darah leukemia, penderita akan mengalami beberapa gejala berikut:
  • Menggigil, demam, sering berkeringat di malam hari, serta mengalami gejala flu lain.
  • Mudah kelelahan
  • Mudah mengalami pembengkakan organ tubuh seperti limpa atau hati, amandel, hingga gusi berdarah.
  • Sering mengalami nyeri di bagian tulang.
  • Kulit menjadi lebih pucat.
  • Muncul bercak-bercak merah pada kulit.
  • Penurunan berat badan secara drastis.

Gejala kanker darah leukemia di atas memang bukan menjadi gejala solid atau gejala pasti. Untuk memastikan apakah Anda mengalami kanker darah leukemia atau tidak, tetap dibutuhkan pemeriksaan medis. 

Gejala Kanker Darah Limfoma

Untuk gejala kanker darah limfoma, adalah sebagai berikut:
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening di bagian ketiak, leher, dan selangkangan. Benjolan tersebut akan memunculkan rasa nyeri tergantung dari stadium kanker darah limfoma.
  • Sering mengalami demam dan menggigil di malam hari.
  • Mudah kelelahan.
  • Muncul ruam di bagian lipatan kulit tubuh yang disertai dengan rasa gatal-gatal.
  • Penurunan berat badan drastis tanpa sebab.
  • Nafsu makan menurun.
  • Nyeri di bagian tulang.

Apabila dilihat dari gejala penyakit kanker darah limfoma, gejalanya tidak terlalu berbeda jauh dengan kanker darah leukemia. Untuk memastikan jenis kanker darah apa yang menyerang Anda, sebaiknya periksakan kesehatan ke dokter. 

Gejala Kanker Darah Myeloma

Sedangkan untuk gejala penyakit kanker darah myeloma, di antaranya adalah sebagai berikut:
  • Anemia dan mudah kelelahan.
  • Kerusakan organ ginjal.
  • Menderita hiperkalsemia atau kelebihan kalsium darah.
  • Gangguan pada tulang seperti nyeri tulang, osteoporosis, hingga pembengkakan pada tulang.
  • Tingginya kadar prorein dalam urin atau darah.
  • Penurunan berat badan.
  • Tubuh penderita kanker darah myeloma sangat rentan terserang infeksi.

Beberapa gejala penyakit kanker darah yang dijabarkan di atas tentu saja dapat disebabkan oleh penyakit lain. Oleh karena itu jangan pernah ragu untuk berkonsultasi ke dokter demi memastikan penyebab dari penyakit tersebut. Selain itu, Anda pun dapat memperoleh penanganan tepat untuk mengobati penyakit kanker darah. 

Penyakit Kanker Darah Apa Bisa Menular ?

Minimnya informasi dan edukasi terkait kanker menyebabkan muncul berbagai pertanyaan mengenai kanker darah. Apakah kanker darah dapat menular? Apakah anak penderita kanker darah juga akan menderita kanker darah seperti orang tuanya? Apakah donor organ tubuh juga memberikan risiko seseorang terserang kanker darah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda menyimak ulasan ini. 

Mengutip dari situs www.haibunda.com[k6]  dan www.antaranews.com[k7] , penyakit kanker darah bukanlah penyakit keturunan. Adapun maksud dari faktor genetik sebagai penyebab kanker darah adalah faktor yang berasal dari dalam ataupun luar tubuh yang berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker. Contohnya adalah radiasi, kemoterapi, dan lain sebagainya. 

Seorang konsultan penyakit hematologi PCC (Parkway Cancer Centre) di Singapura, Dr. Colin Phipps Diong menyatakan bahwa selama ini banyak orang percaya kanker darah merupakan penyakit turun-temurun.
“Dengan pengecualian sejumlah kasus yang sangat langka, kanker darah bukanlah penyakit warisan. Kanker darah juga tidak akan diturunkan oleh pasien ke anak-anak mereka.” Kata Dr. Colin.
Dengan kata lain, tidak perlu takut tertular penyakit kanker darah. Hal ini karena penelitian medis dapat membuktikan kanker bukanlah penyakit menular. 

Penyakit Kanker Darah Apakah Bisa Disembuhkan ?

Hal lain yang juga perlu dibahas adalah mengenai kemungkinan kesembuhan penderita penyakit kanker darah. Pasalnya, banyak yang beranggapan bahwa ketika terserang kanker darah, seseorang hanya dapat berobat untuk bertahan hidup. Seperti halnya penyakit lain, sebenarnya kanker darah juga memiliki potensi untuk disembuhkan. Dengan catatan pihak medis dapat mendeteksi kanker sejak dini sehingga mampu memberikan langkah paling tepat untuk menangani kanker tersebut. 

Mengutip dari situs www.liputan6.com[k8] , dunia medis telah mengalami perkembangan pesat sehingga tingkat kesembuhan penyakit kanker darah berangsur naik. Masing-masing jenis kanker darah memiliki prosentase yang berbeda, tergantung dari kondisi fisik pasien itu sendiri. 

Faktor lain yang mempengaruhi adalah dukungan psikologis terhadap penderita kanker. Dengan kata lain, kita harus selalu memberikan support untuk penderita kanker demi kesembuhan mereka. 

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Pada penjelasan di atas, telah dijabarkan secara mendetail mengenai kanker darah. Pertanyaan selanjutnya, apakah terdapat cara untuk mencegah penyakit kanker darah? Jika ada, bagaimana caranya? Untuk itu, simak penjelasan berikut. 

Mengutip dari situs hellosehat.com[k9] , ada beberapa cara mencegah penyakit kanker darah. Cara-cara tersebut tergantung dari jenis kanker darah yang diidap oleh seseorang. 

1. Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

Untuk mencegah terserang kanker darah leukemia, hal yang dapat dilakukan yakni:
  • Menghindari kebiasaan buruk merokok
  • Menjaga berat badan ideal dengan cara mengonsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang serta rajin berolahraga.
  • Menjauhi paparan-paparan berbahaya berbahan kimia seperti benzene, radon, dan formaldehida. Selain itu, sebisa mungkin kurangi interaksi dengan paparan yang ada di sekitar rumah. Contohnya adalah pembasmi serangga, bensin tanpa timbal, asap kendaraan, dan pembasmi hama.
  • Batasi radiasi yang berasal dari CT Scan, sinar X, dan lain sebagainya. 

 

2. Cara Mencegah Kanker Darah Limfoma

Sedangkan untuk kanker darah limfoma, langkah pencegahannya adalah sebagai berikut ini:
  • Mencegah paparan infeksi virus. Ini karena kanker darah limfoma memiiki risiko yang lebih tinggi terhadap penderita HIV, virus H. Pylori, dan virus Epstein-Barr.
  • Tak melakukan hubungan seksual yang berisiko.
  • Tidak menggunakan jarum narkoba suntik.
  • Menghindari paparan senyawa kimia serta radiasi yang memang tidak diperlukan.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.

 

3. Cara Mencegah Kanker Darah Myeloma

Penyakit Kanker darah myeloma memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menyerang pria berusia 50 tahun ke atas. Hingga saat ini, masih sedikit pengetahuan terkait cara mengatasi penyakit kanker darah yang sel plasma yang satu ini. Meski demikian, bukan berarti tak ada langkah pencegahan demi menurunkan risiko terjangkit kanker darah myeloma. Berikut tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan:
  • Mengonsumsi aneka makanan yang dapat membantu memperkuat sistem imunitas tubuh.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Menghindari dan mengurangi paparan radiasi atau bahan kimia yang tidak diperlukan.
  • Membatasi konsumsi makanan instant atau cepat saji.
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Memperbanyak konsumsi buah, ikan, dan sayur.

Beberapa jenis penyakit mungkin sulit untuk dicegah, terlebih penyakit kanker darah. Namun bukan berarti Anda pasrah. Dengan beberapa tips pencegahan penyakit kanker darah di atas, Anda telah memiliki bekal untuk hidup lebih sehat serta menurunkan risiko terserang kanker darah.

Demikian ulasan mengenai penyakit kanker darah yang dapat kami berikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang dijabarkan oleh Kesehatanmu ini bermanfaat bagi Anda semua.

 [k1]https://hellosehat.com/penyakit/kanker-darah/
 [k2]https://lifestyle.kompas.com/read/2019/02/13/212616920/mengenal-3-jenis-kanker-darah-leukimia-limfoma-dan-myeloma?page=all
 [k3]https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/leukimia-kanker-darah-pada-anak/
 [k4]https://doktersehat.com/kanker-darah/
 [k5]https://doktersehat.com/kanker-darah/
 [k6]https://www.haibunda.com/parenting/20181003132923-60-26507/kanker-darah-pada-orang-tua-pasti-akan-menurun-ke-anak
 [k7]https://www.antaranews.com/berita/745596/kanker-darah-bukan-penyakit-keturunan
 [k8]https://www.liputan6.com/health/read/3980675/kanker-darah-bisa-disembuhkan-asal
 [k9]https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/cara-mencegah-kanker-darah/
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment