7 Tanda Anak Cacingan dan Bagaimana Mencegahnya

7 Tanda Anak Cacingan dan Bagaimana Mencegahnya

Sebagai orang tua, Anda tentu harus memerhatikan dan mengetahui apa saja tanda anak cacingan. Ini karena anak-anak memiliki risiko yang cukup besar terserang penyakit yang satu ini. Pasalnya kerap kali anak-anak bermain di sembarang tempat dan lupa membersihkan kotoran yang menempel di tubuhnya, terutama di bagian tangan. 

7 Tanda Anak Cacingan dan Bagaimana Mencegahnya
 

Tanda Anak Cacingan yang Mudah Dilihat

Pada umumnya, anak-anak yang terserang cacingan adalah mereka yang hidup di lingkungan yang kurang bersih atau kurang sehat. Untuk anak-anak sendiri, jenis cacingan yang paling sering menyerang adalah cacing kremi. Parahnya, infeksi cacing kremi yang menyerang anak-anak dapat dikategorikan sangat mudah menular. Mengenai tanda-tanda apa saja yang dapat dilihat ketika anak terserang cacingan, ada beberapa gejala yang sering terjadi. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Anak Sering Menggaruk Daerah Saluran Pelepasan di Malam Hari

Tanda anak cacingan yang pertama adalah anak-anak akan merasakan gatal di bagian saluran pelepasan atau (maaf) anus. Hal ini akan menyebabkan mereka terus menerus menggaruk area saluran pelepasan tersebut. Pertanyaannya, mengapa rasa gatal yang teramat sangat dirasakan di malam hari? Jawabannya adalah karena di malam hari, cacing-cacing yang sudah masuk di dalam tubuh melalui usus menuju saluran pelepasan bertelur. 

Anda tentu harus mengatasi hal tersebut agar tidak terjadi infeksi pada bagian saluran pelepasan anak Anda. Caranya, berikan obat cacing pada anak atau dengan mengambil kain untuk membersihkan area sekitar saluran pelepasan. Cara yang satu ini cukup efektif untuk mengurangi rasa gatal serta membantu menghilangkan telur-telur cacing.

2. Anak Mengalami Kesulitan Tidur

Kesulitan tidur yang dialami oleh anak tentu bukan berarti selalu disebabkan oleh cacingan. Hanya saja, ketika anak mengalami cacingan, maka ia akan merasa sangat tidak nyaman sehingga sulit untuk tidur. Seperti yang dijelaskan di atas, cacing akan bertelur di malam hari yang waktu istirahat anak-anak.

3. Keluarnya Cacing dari Bagian Saluran Pelepasan

Sebagai orang tua, tentu Anda harus dapat memeriksa kendala yang sedang dialami oleh anak Anda, dalam hal ini cacingan. Jadi ketika anak sedang tertidur, periksa bagian saluran pelepasan mereka. Biasanya, jika anak terserang cacingan, maka akan keluar cacing dari saluran tersebut. 

Tak hanya itu saja, Anda juga dapat memeriksa feses anak ketika sedang buang air besar. Jika mereka terserang cacingan, dapat dipastikan bahwa akan ada cacing yang turut keluar bersama dengan feses. Dengan pengamatan sederhana seperti ini, Anda dapat mengambil langkah tepat untuk mengatasi cacingan tersebut. 

4. Ada Cacing di Pakaian Anak Anda

Tanda anak cacingan yang selanjutnya adalah terdapat cacing pada pakaian anak Anda. Hal ini sebenarnya terjadi pada kondisi cacingan anak yang sudah dalam taraf parah. Jadi ketika Anda mengambil baju anak Anda, maka ada kemungkinan terdapat cacing pula di pakaian tersebut. 

Apabila hal ini terjadi, maka kemungkinan semua anak-anak yang juga ada di rumah tersebut memiliki risiko yang sama untuk terserang cacingan. Pasalnya cacingan sendiri merupakan sebuah penyakit yang sangat mudah menyebar dan berkembang dengan cepat. Jika hal ini terjadi pada anak Anda, langkah terbaik yang dapat Anda lakukan adalah pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi cacingan pada anak tersebut. 

5. Tubuh Anak Anda Mudah Sakit dan Menjadi Lemah

Tanda lain dari cacingan adalah anak yang terserang penyakit ini, maka tubuhnya akan semakin melemah dan mudah sekali sakit. Ini karena sistem kekebalan tubuh pada anak dapat dikatakan masih lemah sehingga normal apabila daya tahan tubuhnya masih belum mampu melawan cacing-cacing yang menyerangnya. Selain itu, cacing yang terdapat di dalam usus pun akan menyerap semua nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak.

Pada kondisi tertentu, anak akan mengalami anemia. Bahkan jika kondisi ini dibiarkan, anak Anda akan kurus. Hal ini karena meskipun makanan yang mereka konsumsi cukup banyak, namun nutrisi dari makanan yang harusnya diserap oleh tubuh dimakan oleh cacing tersebut. Jadi bukan hal yang aneh apabila anak yang mengidap cacingan akan mengalami badan kurus dibandingkan anak sehat lainnya. 

6. Anak Mengalami Sakit Perut

Tanda anak cacingan yang berikutnya adalah munculnya sakit dan nyeri pada bagian perut anak. Apabila dibandingkan dengan kondisi di atas, maka kondisi ini merupakan kondisi terparah dari cacingan. Ketika cacing sudah berkembang biak di dalam usus, maka anak akan mengalami rasa sakit perut yang tak tertahankan. 

Meski demikian, ini adalah kondisi yang sangat langka. Hal ini karena pada kondisi ini, cacingan menjadi parasit dan sudah menyebar di bagian usus anak. Satu-satunya cara untuk menangani hal ini adalah dengan operasi bedah yang bertujuan mengambil semua cacing di dalam usus. 

7. Anak Merasakan Berbagai Permasalahan pada Perut

Hal lain yang juga harus Anda ketahui mengenai tanda-tanda cacingan pada anak adalah munculnya berbagai penyakit perut yang dialami oleh anak Anda. Pada umumnya, penyakit perut yang dimaksud adalah mulai dari perut kembung, munculnya rasa lapar berlebih, hingga diare.

Itulah beberapa tanda bahwa anak Anda sedang mengalami cacingan. Dengan memerhatikan tanda-tanda di atas, maka Anda harus selalu waspada terhadap penyakit yang satu ini. Meskipun kebanyakan anak terserang cacingan, namun jangan pernah anggap sepele cacingan agar nantinya tidak membahayakan kesehatan anak.

Pencegahan agar Anak Tidak Cacingan

Seperti yang kita tahu, ada istilah yang menyebutkan bahwa mencegah lebih baik dari mengobati. Mungkin hal ini pula yang harus Anda perhatikan agar nantinya anak Anda tidak terserang cacingan. Adapun langkah pencegahan paling tepat untuk anak adalah sebagai berikut:
 

Pastikan Kebersihan Anak

Langkah pertama adalah memastikan bahwa anak bermain di lingkungan yang bersih. Bukan berarti anak-anak tak boleh bermain dengan bebas, namun perhatikan pula pola bermain mereka. Apabila mereka bermain di tempat yang kotor, maka bersihkan seluruh tubuh dan tangan menggunakan sabun serta air bersih. Hal ini untuk mencegah masuknya cacing ke dalam tubuh melalui debu dan kotoran.

Jangan Biarkan Kuku Jari Anak Panjang

Langkah berikutnya adalah jangan pernah membiarkan kuku jari anak Anda panjang. Mengapa? Hal ini karena dengan kuku jari panjang, maka kotoran akan mudah menempel di sela-sela kuku dan tentunya lebih sulit untuk dibersihkan. Ini menjadi salah satu penyebab utama mudahnya anak terserang cacingan.

Ajari Anak untuk Hidup Bersih

Langkah pencegahan yang terakhir adalah memberikan pelajaran pada anak tentang pentingnya menjaga kebersihan. Hal ini karena meskipun Anda orang tua mereka, namun Anda tak dapat mengawasi mereka sepanjang waktu. Oleh karena itulah, mendidik anak untuk hidup bersih sejak dini merupakan langkah pencegahan yang paling tepat sehingga berbagai masalah pada kesehatan mereka karena kurangnya kebersihan dapat dihindari.

Demikian sedikit ulasan tentang tanda anak cacingan serta bagaimana cara mencegahnya. Perlu diperhatikan, apabila kondisi cacingan pada anak sudah parah, maka satu-satunya langkah penanganan yang tepat adalah dengan membawanya ke rumah sakit. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment